Jumat, 27 Februari 2015

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE DALAM
PEMBELAJARAN IPA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN 
PEMAHAMAN KONSEP SISWA 
I. W. Iwantara
1
, I W. Sadia
2
, I K. Suma
Program Studi Pendidikan Sains, Program Pascasarja
Universitas Pendidikan Ganesha 
Singaraja, Indonesia

e-mail:  wayan.iwantara@pasca.undiksha.ac.id,   wayan.sadia@pasca.undiksha.ac.id,
ketut.suma@pasca.undiksha.ac.id 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE

Abstrak 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media video youtube
dalam pembelajaran IPA terhadap motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa. Penelitian
ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent
control group design. Populasi adalah siswa kelas IX di SMP N 1 Abiansemal dengan sampel 105
siswa yang terdiri dari 2 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Data  yang  diperoleh  berupa skor
N-gain motivasi belajar dan pemahaman konsep. Instrumen yang digunakan berupa angket
motivasi dan tes pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan
MANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Terdapat perbedaan motivasi belajar dan
pemahaman konsep yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media riil, media video
youtube dan media charta (F=19,630; p<0,05). 2) Terdapat perbedaan motivasi belajar  antara
siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media riil, media video youtube dan
media charta  (F= 168.594 ; p < 0,05). Hasil uji lanjut dengan LSD menunjukkan bahwa media
video youtube lebih unggul dibandingkan dengan media riil dan media charta dalam menanamkan
motivasi belajar kepada siswa. 3) Terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang
mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media riil, media video youtube dan media charta 
(F= 149,252 ; p < 0,05). Hasil uji lanjut dengan LSD menunjukkan media riil dan media video
youtube lebih unggul dari media charta dalam menanamkan pemahaman konsep ke siswa.

Kata kunci: media video youtube, media riil, media charta, motivasi belajar, pemahaman
konsep 
Abstract

The objective of this research was to describe wether there was significant effect  effect uses media
of youtube video to learning motivation and concepts understanding of sains of  students.  This  
research  was  quasi  eksperiment with pretest-posttest non-equivalent control group design.
Population were 9
th
grade students at SMP N 1 Abiansemal and the samples were 105 students, 
they were one classes for the control group and two classes for experiment group. The data was
obtained in the form normalized g-score of learning motivation and concepts understanding. The
instrument that was used was in the form of quezioner of motivation and test of concepts
understanding. Data were analyzed using descriptive statistics and one way MANOVA. The
result of this study show that 1) there were differences in learning motivation and concepts
understanding among the group of students who are learning uses real media, youtube video
media and chart media. 2) there were differences in learning motivation among the group of
students who are learning uses real media, youtube video media and chart media (F= 168.594 ; p <
0,05). LSD test results further demonstrate that uses youtube video media is superior compared to
real media and chart media in in learning motivation.  3) there were differences in concepts
understanding among the group of students who are learning uses real media, youtube video
media and chart media (F= 149,252 ; p < 0,05). LSD test results further demonstrate that uses
youtube video media and real media is superior compared to chart media. 


Keywords : youtube video media, real media, chart media, learning motivation, concepts
understanding 



PENDAHULUAN
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 
2003 menjelaskan bahwa Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara (Pasal 1
Ayat 1). Untuk mewujudkan cita-cita luhur
tesebut, pemerintah menetapkan delapan
Standar Nasional Pendidikan Indonesia
yang menjadi pedoman bagi pendidik dan
tenaga kependidikan untuk
mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa. 8
Standar Nasional Pendidikan Indonesia
meliputi Standar Kompetensi Lulusan,
Standar Isi, Standar Proses, Standar
Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
Standar Sarana dan Prasarana, Standar
Pengelolaan Pendidikan, Standar
Pembiayaan Pendidikan dan Standar
Penilaian Pendidikan. Standar sarana dan
prasarana lebih berkaitan dengan
penyediaan sarana dan prasarana standar
yang mendukung pencapaian tujuan
pendidikan ........


METODE 
 Penelitian ini dilaksanakan di SMP
N 1 Abiansemal pada semester 1 tahun
pelajaran 2013/2014. Populasi dalam
penelitian adalah seluruh siswa kelas IX
SMP Negeri 1 Abiansemal yang terdiri dari
6 kelas dan tersebar dari IX A sampai IX
F. Dipilih tiga kelas sebagai sampel
penelitian dari enam kelas yang ada..
Ketiga kelas yang terpilih ini kemudian
diacak lagi sehingga didapatkan Kelas A
dan Kelas F sebagai kelas eksperimen
dan kelas E sebagai kelas kontrol. Kelas A
mendapatkan perlakuan media riil, kelas F
mendapatkan perlakuan media video
youtube dan kelas E mendapatkan
perlakuan media charta. 
Penelitian ini termasuk penelitian
eksperimen semu dengan menggunakan
desain penelitian non-equivalent pretest -
posttest control group design. Sesuai
dengan rancangan penelitian ini
menggunakan dua kelas sebagai kelas
eksperimen dan satu kelas sebagai kelas
kontrol. Ilustrasi desain penelitian dapat
dinyatakan dalam Tabel 1.  ..........


kamu dapat lihat lebih lanjut ke sumber aslinya di sini. (  )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar